NEWS FLASH
Print E-mail
Edisi - April 2012
Sunday, 22 April 2012 05:52

 

Keunggulan dan Reputasi GMF AeroAsia Bertaraf Internasional

Perjalanan PT. GMF AeroAsia barawal pada 1949 ketika pertama kali ditetapkan sebagai Departemen Teknis maskapai Garuda Indonesia, dan bertindak sebagai penyedia tunggal pemeliharaan pesawat Garuda Indonesia di bandara Kemayoran dan Halim Perdanakusuma di Jakarta, Indonesia.

Divisi M&E berubah menjadi Unit Bisnis Strategis “SBU-PT. GMF”, dengan otonomi untuk mengelola bisnis dan sumber daya perusahan. Kapabilitas SBU-PT. GMF terus berkembang, dan pada bulan April 2002, SBU-PT. GMF berotasi dari Garuda Indonesia menjadi entitas independen. Dan saat ini PT. GMF AeroAsia diakui sebagai salah satu fasilitas terbaik dan terbesar dalam pemeliharaan, perbaikan dan overhaul pesawat di kawasan, ini memperbesar gairah kebanggaan dalam seluruh keunggulan solusi terpadu.

Anak perusahaan PT Garuda Indonesia ini berupaya menyesuaikan diri terhadap perubahan kiblat pasar perawatan pesawat terbang. Antara lain dengan menguasai perawatan pesawat-pesawat tipe terbaru, terutama B737-NG dan A320. Dua tipe pesawat ini paling banyak digunakan maskapai di dalam dan luar negeri karena tergolong pesawat yang irit bahan bakar dan lebih ramah lingkungan.

Melihat pertumbuhan populasi pesawat tipe B737-NG yang terus bertambah setiap tahun, baik di Indonesia maupun mancanegara, PT. GMF AeroAsia melihat bahwa penguasaan teknologi kedua tipe pesawat tersebut mutlak dilakukan. Apalagi sebagian besar maskapai di Tanah Air juga mulai mengalihkan operasional pesawatnya dari B737-Classic dengan B737-NG maupun A320. “PT. GMF AeroAsia telah memperoleh sertifikat dari EASA dan FAA untuk perawatan dua tipe pesawat terbaru tersebut.

Dengan penguasaan teknologi terbaru, PT. GMF AeroAsia menargetkan peningkatan daya serap pasar perawatan pesawat terbang nasional. Hingga kini PT. GMF AeroAsia sebagai bengkel pesawat terbesar di Indonesia telah menguasai sedikitnya 70 persen pasar perawatan pesawat terbang domestik.

Keberadaan fasilitas ini berlokasi di Bandara International Soekarno-Hatta yang terletak di pinggiran Jakarta, Ibukota Indonesia. PT. GMF AeroAsia menawarkan fasilitas state-of-the-art berupa fasilitas pemeliharaan pesawat terbesar di Asia Tenggara yang mencakup lebih dari satu juta meter persegi.                                                                                                                                       

PT. GMF AeroAsia terbukti memiliki track record dalam penanganan pesawat bertenaga jet modern. Saat ini kami menangani mesin CFM56-3 dan Spey 555, GTCP-36, GTCP-85, dan TSCP-700 APU (Auxiliary Power Unit), serta memberikan dukungan pada sayap. Lebih dari itu, kami memperluas kapabilitas untuk melakukan overhaul mesin CFM56-5 dan CFM56-7. Selain bengkel mesin, kami juga didukung oleh mesin dan APU test cell kelas dunia dengan daya dorong hingga 100.000 pon, yang memungkinkan bagi kami untuk mensimulasikan kinerja pembangkit tenaga dalam kondisi real time untuk menghasikan diagnosis yang akurat.

Selama 20 tahun terakhir, PT. GMF AeroAsia telah memperoleh ijin dari Boeing untuk melakukan inspeksi “Section 41” dan modifikasi pada Boeing 747. Pekerjaan ini bertujuan untuk memperkuat skin, frames, stringes, intercostals, dan struktur lainnya di area “Section 41”. Berdasarkan keunggulan dan reputasi yang telah teruji, PT. GMF AeroAsia juga terpilih sebagai MRO internasional pertama yang terpilih untuk ambil bagian dalam program “Lap Joint” untuk pesawat Boeing 737-400. Ini adalah kesempatan istimewa kami untuk meningkatkan prestasi yang memungkinkan bagi kami untuk lebih berkontribusi pada industri penerbangan, menciptakan angkasa yang lebih aman dan menjamin kualitas kehidupan umat manusia.

Jaringan PT. GMF AeroAsia mencakup 32 stasiun di seluruh Indonesia dan 6 stasiun lainnya di Perth, Singapura, Jeddah, Dubai, Amsterdam dan Narita. Pemeliharaan mesin dan APU, rekayasa overhaul tipe CFM56-3, RR RB 183, Spey 555, dan tengah mengembangkan CFM56-5, CFM56-7. Overhaul GTCP 36, GTCV85, TSCP700, dan tengah mengembangkan GTCV 131-9B. Sejak 1949, kami didukung oleh mesin dan APU Test Cell kelas dunia dengan tingkat daya dorong hingga 100.000 pon yang memungkinkan bagi kami untuk mensimulasikan performance pembangkit tenaga secara real time untuk menentukan diagnosis yang akurat.

PT. GMF telah memiliki sertifikat dari European Aviation Safety Agency (EASA) dan Federal Aviation Administration (FAA). Sertifikasi dari dua otoritas penerbangan sipil internasional ini menjadi modal bagi PT. GMF AeroAsia untuk menangani perawatan sejumlah pesawat buatan Airbus maupun Boeing.

Apalagi, dalam dua tahun terakhir pasar perawatan pesawat terbang mulai beralih dari sebelumnya di Eropa dan Amerika menuju ke kawasan Asia Pasifik. Pertumbuhan pasar di kawasan ini cukup pesat karena upah buruh yang lebih kompetitif dibandingkan perusahaan sejenis di Eropa dan Amerika.

Dengan harga yang bersaing, kualitas produk dan layanan perusahaan MRO di Asia setara dengan di Eropa dan Amerika. Peluang ini pula yang perlu dimanfaatkan PT. GMF AeroAsia.[]