Januari 2018 Preivous Issue

Demokrasi dalam Piagam ASEAN

sekretaris jenderal ASEAN
LE LUONG MINH Sekretaris Jenderal ASEAN

Pada saat ASEAN didirikan pada tahun 1967, demokrasi tidak secara eksplisit dikatakan sebagai tujuan Asosiasi dalam dokumen pendiriannya, namun pada intinya adalah aspirasi untuk mewujudkan perdamaian, kebebasan dan kemakmuran bagi masyarakat di kawasan melalui pertumbuhan ekonomi, kemajuan sosial dan pengembangan budaya. Demokrasi baru diperkenalkan pada wacana resmi ASEAN melalui ASEAN Security Community Plan of Action pada tahun 2004, sebagai bagian yang terkait dengan upaya Indonesia dalam mempromosikan demokrasi sebagai landasan untuk keamanan regional.

Untuk pertama kalinya dalam sejarah ASEAN, plant of action ini secara tegas menyatakan bahwa Negara Anggota ASEAN harus mempromosikan pembangunan politik untuk mencapai perdamaian, stabilitas, demokrasi dan kemakmuran di kawasan. Munculnya demokrasi dalam agenda ASEAN ditegaskan kembali dalam Piagam ASEAN dimana demokrasi resmi ditetapkan sebagai tujuan dan prinsip ASEAN.

Demokrasi dalam Piagam ASEAN sejalan dengan komitmen ASEAN untuk meningkatkan tata pemerintahan yang baik dan supremasi hukum, mematuhi prinsip-prinsip demokrasi dan pemerintahan yang konstitusional, mempromosikan dan melindungi hak asasi manusia serta kebebasan fundamental. Dokumen pengganti Security Community Plan of Action 2004, yaitu ASEAN Political Security Community Blueprint 2025 memperkuat komitmen ini dengan menyediakan kerangka normatif untuk kerja sama ASEAN dalam pembangunan politik dan penguatan demokrasi. Faktanya, Bali Democracy Forum (BDF) disebutkan dalam Blueprint sebagai ajang ASEAN untuk berbagi pengalaman dalam mempromosikan demokrasi dan institusi demokratis. ASEAN telah mengikuti komitmen ini dengan memusatkan perhatian pada penyampaian manfaat nyata bagi masyarakat. ASEAN telah membuat kemajuan besar selama bertahun-tahun untuk memastikan bahwa kemakmuran dan kesejahteraan asyarakat berada di puncak agenda pembangunan Komunitas ASEAN. Prakarsa konkret di pilar Politik Keamanan, Ekonomi dan Sosial Budaya telah dilakukan dengan dipandu oleh visi Komunitas ASEAN 2025 dan tiga Cetak Biru komunitas.

Bergerak menuju sebuah organisasi yang rules-based, ASEAN telah menerapkan instrumen hukum untuk memungkinkan negara anggotanya mengatasi berbagai tantangan regional secara kolektif, termasuk ASEAN Agreement on Transboundary Haze Pollution; ASEAN Convention on Counter Terrorism; ASEAN Agreement on Disaster Management and Emergency Response; dan terakhir adalah ASEAN Convention Against Trafficking in Persons, khususnya perempuan dan anak-anak.Termasuk ASEAN Intergovernmental Commission on Human Rights (AICHR) yang didirikan pada tahun 2009, dan telah meningkatkan pekerjaannya dalam mengarusutamakan dan memajukan hak asasi manusia di ASEAN, dan juga pendekatan human rights-based pada isu lintas sektoral dan lintas pilar seperti perdagangan manusia, hak penyandang cacat, dan hak anak.

Piagam ASEAN menetapkan bahwa ASEAN harus meningkatkan kesejahteraan dan penghidupan masyarakatnya dengan memberi mereka akses yang adil terhadap kesempatan untuk pembangunan manusia, kesejahteraan sosial, dan keadilan. Pada tahun 2013, ASEAN mengadopsi Declaration on Strengthening Social Protection yang diharapkan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat ASEAN pada tahun 2025. Upaya bersama ASEAN untuk menciptakan cakupan kesehatan universal berada dalam kerangka perlindungan sosial dan juga ASEAN Post 2015 Health Development Agenda 2016-2020, dan Negara Anggota ASEAN berusaha untuk memperkuat sistem kesehatan dan memperbaiki akses terhadap perawatan berkualitas bagi semua masyarakat ASEAN, khususnya kelompok rentan.

ASEAN juga menyadari pentingnya mengatasi akar enyebab ekstremisme kekerasan dan semua bentuk kekerasan lainnya seperti kemiskinan, ketidaksetaraan, marginalisasi, pengucilan sosial dan ketidakadilan. Untuk tujuan ini, ASEAN Declaration on Culture of Prevention for a Peaceful, Inclusive, Resilient, Healthy and Harmonious Society

Tabloid Diplomasi Versi PDF

Tabloid Maret 2018

Tabloid Maret 2018