Desember 2021 Preivous Issue

G20 ITALIA 2021 SUASANA PANDEMI,G20 INDONESIA 2022 DUNIA PULIH DAN BANGKIT

Meskipun Presidensi G20 adalah rotasi kepemimpinan rutin antar negara-negara anggota G20, namun bagi Indonesia, memegang Presidensi G20 sepanjang 2022 merupakan tantangan dan kebanggaan tersendiri yang perlu dioptimalkan betul peran dan fungsi kepemimpinan yang dimiliki.

Selain itu, agar ada kesepahaman antar berbagai pihak terkait peran Indonesia di G20, peranan perwakilan-perwakilan RI akan menjadi ujung tombak dalam memberikan pemahaman presidensi G20 di Indonesia nanti. Hal ini diungkapkan Dirjen Kerja Sama Multilateral Kemlu RI Febrian A. Ruddyard dalam sesi briefing antara perwakilan RI di G20 dengan Kemlu RI pada 19 November 2021.

Febrian menyatakan bahwa Presidensi G20 Indonesia akan berjalan selama setahun penuh hingga 30 November 2022. Presidensi G20 Indonesia pun akan melakukan lebih dari 150 pertemuan. “Indonesia diharapkan untuk tidak menjadi negara penyelenggara saja, melainkan Indonesia diharapkan untuk menjadi pemimpin dalam G20 mendatang,” ujarnya

Belajar dari G20 Italia 2021

Staf Khusus Penguatan Program-Program Prioritas Kemlu RI Dian Triansyah Djani memberikan penjelasan lebih rinci terkait Hasil KTT G20 2021 kemarin. “KTT G20 yang telah diselenggarakan di Roma, Italia pada 30-31 Oktober 2021 yang lalu menjadi gambaran untuk penyelenggaraan Presidensi G20 di Indonesia di waktu mendatang.

G20 yang diselenggarakan di Italia beberapa waktu yang lalu memiliki tema People, Planet, and Prosperity. Dalam Presidensi G20 di Italia, ada beberapa kegiatan yang diselenggarakan, yaitu: 6 WG Finance Track, 11 WG dan Inisiatif Sherpa Track, 8 EG, dan Additional Meetings. Di setiap kegiatan tersebut, terdapat pembahasan-pembahasan tersendiri terkait tema atau topik dari G20 itu sendiri,” ujar Dian. Faktanya, Presidensi G20 di Italia diselenggarakan di saat dunia masih dalam suasana pandemi dan menuju pemulihan.

Sedangkan di Presidensi G20 Indonesia nanti, pelaksanaannya di saat dunia sudah mulai pulih dari keadaan krisis pandemi. Sehingga, Indonesia perlu membuktikan ke dunia bahwa sekarang dunia sudah mulai sehat dan sudah dapat melakukan kegiatan-kegiatan diplomatik secara langsung dengan tetap mengikuti protokol kesehatan yang ada. G20 yang akan diselenggarakan di Indonesia nanti juga akan dilaksanakan di seluruh kota yang ada di Indonesia yang bertujuan juga untuk membuktikan ke dunia bahwa Indonesia telah open for business.

Fokus utama dari Presidensi G20 di Italia pada isu Lingkungan, Transisi Energi, dan Perubahan Iklim. Adapun beberapa kegiatan Presiden Jokowi pada KTT G20 Roma di antaranya menjadi pembicara utama saat sesi Supporting SMEs and Women-Owned Business to Bounce Back Better, pertemuan bilateral dengan 6 World Leaders, dan yang terakhir menerima presidensi G20 dari PM Italia saat sesi penutupan. Menurut Dian, kegiatan-kegiatan tersebut pun bisa menjadi gambaran susunan acara untuk G20 yang akan dilaksanakan di Indonesia di waktu mendatang.

Harapan KTT G20 di Indonesia

Di G20 Roma, Presiden Indonesia diminta untuk menyampaikan Remarks dengan pesan kunci Global Economy & Global Health, Climate Change & Environment, serta Sustainable Development. Harapan untuk Presidensi G20 di Indonesia nanti bahwa Presiden dapat lebih memecahkan segala permasalahan-permasalahan yang ada di berbagai negara.

Dian menekankan misalnya penting untuk mendorong transformasi digital dalam Presidensi G20 di In[1]donesia nanti, juga isu Women Empowerment. “Di Presidensi G20 Indonesia nanti, perlu lebih mendorong bentuk pembahasan Transformasi Digital dan Women Empowerment. Beberapa hal kekurangan dari G20 Italia harus menjadi pembelajaran untuk G20 yang akan diselenggarakan di Indonesia nanti,” ujarnya

Prinsipnya, persiapan yang baik, terencana, matang, dan well-prepared merupakan kata kunci dalam penyelenggaraan G20 Indonesia 2022 di saat dunia mulai beralih dari suasana pandemi menuju suasana pulih dan bangkit dari krisis kesehatan global. Sebagai negara yang dipercaya memegang Presidensi di masa-masa krisis, Indonesia tentu harus mampu membuktikan kepada dunia kapasitas dan performa kepemimpinannya. Salah satu tolok ukur paling terlihat adalah saat penyelenggaraan KTT G20 Indonesia nanti. Dengan pulihnya dunia global, Indonesia pasti mampu menjadi penyelenggara yang baik, bahkan lebih dari itu, akan mampu menjadi inspirasi global.

About the author

admin

Add Comment

Click here to post a comment

Don`t copy text!