Edisi Terbaru

mwi

English Version

English Version

 

Konferensi Asia Afrika Sebagai Tonggak Sejarah

Konferensi Asia Afrika (KAA) tahun 1955 merupakan tong-gak penting dalam sejarah bangsa-bangsa Asia dan Afrika. Para delegasi yang berasal dari 29 negara peserta konferensi berkumpul di Bandung, Indonesia untuk membahas perdamaian, keamanan, dan pembangunan ekonomi di tengah-tengah berbagai masalah yang muncul di berbagai belahan dunia.

Sebagian besar permasalahan tersebut disebabkan oleh dua blok yang memiliki kepentingan yang berbeda dan bertentangan ideologi. Kedua blok tersebut adalah Blok Barat dan Blok Timur. Masing-masing blok berusaha memper-oleh dukungan dari negara-negara di Asia dan Afrika, dan upaya ini dikenal dengan istilah “Perang Dingin”.

Situasi dunia, khususnya di benua Asia dan Afrika juga dipengaruhi oleh berbagai bentuk kolonialisme. Selain itu, beberapa negara Asia dan Afrika mengalami konflik yang muncul sebagai akibat dari kolonialisme dan politik divide et impera. Pada saat itu, PBB tidak mampu menangani permasalahan tersebut.

Hal-hal inilah yang menjadi alasan utama bagi pemerintah Burma (Myanmar), India, Indonesia, Pakistan, dan Sailan (Sri Lanka) untuk menyelenggarakan KAA. Kelima negara ini mengajak negara-negara lain di Asia, Afrika, dan Timur Tengah untuk menciptakan etos baru hubungan antara bangsa-bangsa, yang disebut “Bandung Spirit”.

Read more...
 

Seputar KAA 2015

Presiden Joko Widodo menilai bahwa pelaksanaan KTT Asia afrika di Jakarta pada 22-23 April 2015, sangat membanggakan. KTT dihadiri 91 negara Asia afrika, 15 negara peninjau, dan 10 organisasi internasional. 21 kepala Negara/Kepala Pemerintahan dari negara-negara Asia afrika hadir, termasuk Indonesia.

Pelaksanaan KTT Asia afrika 2015 ini didahului dengan Pertemuan para Pe-jabat Tinggi pada 19 April 2015, dan Pertemuan Tingkat Menteri pada 20 April 2015.KTT telah menghasilkan 3 Dokumen penting, yaitu: Pesan Bandung 2015; Deklarasi Penguatan Kemitraan Strategis Baru Asia Afrika; dan Deklarasi mengenai Palestina.

KTT telah mengirimkan pesan kepada dunia bahwa kondisi kehidupan dunia masih tidak seimbang, jauh dari keadilan dan jauh dari kedamaian. Oleh karena itu, Bandung Spirit masih sangat relevan dengan konteks kekinian.KTT telah berhasil menyusun langkah nyata untuk menindaklanjuti kerja sama secara konkrit, sebagaimana tercantum dalam Deklarasi Penguatan Kemitraan Strategis Baru Asia Afrika (New Asian African Strategic Partnership/NAASP).

Read more...
 

Suplemen

Konferensi Asia Afrika Sebagai Tonggak Sejarah

Konferensi Asia Afrika Sebagai Tonggak Sejarah Konferensi Asia Afrika (KAA) tahun 1955 merupakan tong-gak penting dalam sejarah bangsa-bangsa Asia...

Sekilas KAA

Sekilas KAA Konferensi Asia Afrika diadakan usai Perang Dunia II, ketika kondisi  keamanan dunia belum stabil dan terjadinya Perang...

Rangkaian Acara Peringatan KAA ke-60

Rangkaian Acara Peringatan KAA ke-60 Rangkaian acara Peringatan KAA ke-60 diawali dengan penyelenggaraan Asian African Senior Officials Meeting (AA-SOM)...

Memorial Konferensi Asia Afrika

Memorial Konferensi Asia Afrika Konferensi Asia Afrika yang diselenggarakan di Bandung pada 18 - 24 April 1955 mencapai kesuksesan...

Asia Africa Smart City Summit

Asia Africa Smart City Summit Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Walikota Ban-dung Ridwan Kamil,  dan Walikota Victoria, Seychelles, Jacqueline...

KAA 2015 Forum Terbesar Antar Pemerintah di Luar PBB

KAA 2015 Forum Terbesar Antar Pemerintah di Luar PBB Selama dua hari ini saya merasakan antusiasme, kehangatan dan persau-daraan...

Konferensi Parlemen Asia Afrika (KPAA)

Konferensi Parlemen Asia Afrika (KPAA) Presiden Joko Widodo membuka Konferensi Parlemen Asia Afrika (KPAA) di Gedung Nusantara, DPR RI,...

Pesan Bandung dan Kerja sama Kemitraan Strategis

Pesan Bandung dan Kerja sama Kemitraan Strategis Pesan Bandung (Bandung Message) secara simbolis telah ditandatangani oleh Presiden RI Jokowi,...

Deklarasi Sendai Upaya Mengurangi Resiko Bencana

Deklarasi Sendai Upaya Mengurangi Resiko Bencana   Para Kepala Negara dan Pemerintahan, para menteri dan seluruh delegasi yang berpartisipasi dalam Third United Nations World Conference tentang Pengurangan Risiko Bencana,...

More in: Diplomasi Maret 2015

Seputar KAA 2015

Seputar KAA 2015 Presiden Joko Widodo menilai bahwa pelaksanaan KTT Asia afrika di Jakarta pada 22-23 April 2015, sangat membanggakan. KTT dihadiri 91 negara Asia afrika, 15 negara peninjau,...

More in: Diplomasi April 2015

Presiden Robert Mugabe : Tanpa KAA Kemerdekaan Adalah Mimpi

Presiden Robert Mugabe : Tanpa KAA Kemerdekaan Adalah Mimpi Presiden Myanmar Thein Sein dan Presiden Zimbabwe Robert Gabriel Mugabe, masing-masing mewakili negara-negara Asia dan negara-negara Afrika, menyampaikan sambutan pada...

More in: Diplomasi April 2015

Memorial Konferensi Asia Afrika

Memorial Konferensi Asia Afrika Konferensi Asia Afrika yang diselenggarakan di Bandung pada 18 - 24 April 1955 mencapai kesuksesan besar, baik dalam mempersatukan sikap dan menyusun pedoman kerja sama...

More in: Diplomasi April 2015