Agustus 2009

Kerjasama Teknik Menjadi Instrumen Diplomasi

Kebijakan luar negeri suatu negara pada dasarnya merefleksikan kebijakan dalam negerinya dengan tetap memperhatikan perkembangan mutakhir yang terjadi di tingkat global, regional dan sub regional. Sejumlah perubahan mendasar dewasa ini semakin meningkatkan dinamika politik global seiring munculnya aktor-aktor baru, menguatnya pengaruh kepentingan ekonomi dan memudarnya batas-batas geografis antar negara akibat globalisasi. Kesemuanya itu mendorong negara-negara untuk melakukan kerjasama internasional guna memecahkan berbagai permasalahan bersama.

Kerjasama teknik merupakan suatu bentuk kerjasama pembangunan untuk menyalurkan bantuan internasional dalam bentuk pelatihan, pendidikan dan pengiriman tenaga ahli. Kerjasama teknik dapat dilakukan dalam kerangka kerjasama antar negara berkembang (Selatan-Selatan) dan kerjasama antara negara maju dan negara berkembang (Utara – Selatan). Kerjasama Selatan-Selatan diarahkan untuk mendukung pencapaian kepentingan negara berkembang di berbagai forum internasional, sementara kerjasama Utara – Selatan memungkinkan negara berkembang untuk dapat menikmati manfaat bantuan dana pembangunan dan alih teknologi dari negara maju.

Bagi Indonesia, kerjasama teknik bukan merupakan suatu hal yang baru. Berbagai bentuk kerjasama teknik selama ini telah diterima dan diberikan oleh Indonesia baik secara bilateral maupun multilateral. Indonesia tidak lagi hanya menjadi penerima, namun juga telah memberikan berbagai bantuan teknik kepada negara-negara sahabat. Pemberian bantuan kerjasama teknik Indonesia selama ini lebih didasarkan pada kapasitas yang dimiliki dan permintaan dari negara penerima/pihak donor yang menyediakan dana. Dalam kaitan ini, perlu disepakati bersama pengaturan dan mekanisme perencanaan dan pelaksanaan kerjasama teknik, disamping perlu juga dilakukan identifikasi dan kompilasi seluruh kebutuhan dan kapasitas Indonesia.

Kerjasama teknik yang dilakukan oleh Indonesia pada dasarnya diarahkan untuk mencapai beberapa sasaran. Seperti menjamin keutuhan NKRI. Bantuan kerjasama teknik bagi beberapa negara di kawasan tertentu yang masih belum menerima Papua sebagai bagian utuh NKRI misalnya, diharapkan dapat merubah pandangan dan sikap politik negara tersebut terhadap Indonesia. Selain itu, kerjasama teknik dapat dijadikan sebagai media untuk menggalang dukungan negara-negara sahabat untuk Indonesia di berbagai forum Internasional dan sekaligus menunjukkan komitmen Indonesia untuk membantu pembangunan sesama negara berkembang.

Kerjasama teknik juga dimanfaatkan untuk mendukung pencapaian 8 (delapan) Millenium Development Goals (MDGs) yang terdiri dari a).mengurangi kemiskinan dan kelaparan, b). mencapai pendidikan tingkat dasar untuk semua, c). mendorong kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan, d). menurunkan angka kematian anak, e). meningkatkan kesehatan ibu, f). mengatasi HIV/AIDS, malaria, dan penyakit menular lainnya, g). memastikan kelestarian lingkungan hidup, h). mendorong kemitraan global dalam pelaksanaan pembangunan (human security).

Baik dalam skala domestic maupun global, kerjasama teknik secara langsung dapat mendukung pencapaian 7 (tujuh) Prioritas Pembangunan Nasional yang terdiri dari a). pengurangan kemiskinan, b).pengurangan pengangguran, c). peningkatan pendidikan, d). peningkatan kesehatan, e). peningkatan pembangunan infrastruktur, f). peningkatan pelayanan publik dan g). reformasi birokrasi dan pemberantasan korupsi.

Sebagai instrumen penting dalam diplomasi maka kerjasama teknik mempercepat pencapaian sasaran Rencana Pembangunan Jangka Menengah mengenai pemantapan politik luar negeri dan peningkatan kerjasama internasional yang terdiri dari a). semakin meningkatnya peranan Indonesia dalam hubungan internasional dan dalam menciptakan perdamaian dunia, b). pulihnya citra Indonesia dan kepercayaan masyarakat internasional, c). mendorong terciptanya tatanan dan kerjasama ekonomi regional dan internasional yang lebih baik dalam mendukung pembangunan nasional dan d). memelihara kebersamaan melalui kerjasama internasional, bilateral dan multilateral maupun kerjasama regional lainnya, saling pengertian dan perdamaian dalam politik dan hubungan internasional.

About the author

admin

Add Comment

Click here to post a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kategori

Edisi Terbaru

Edisi Terbaru