Surat Pembaca

SURAT PEMBACA

SURAT PEMBACA

Pelaksanaan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015 sudah di hadapan mata, yakni pada akhir Desember tahun ini, tetapi sepertinya gaungnya tidak terasa.Entah apakah hal ini hanya terjadi di Indonesia atau juga terjadi di negara-negara ASEAN lainnya.

Informasi yang komprehensif mengenai kesiapan Indonesia dan negara-negara ASEAN lainnya dalam menghadapi MEA 2015 memang tidak tersedia dengan baik, padahal informasi ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Entah kenapa hal ini bisa terjadi, entah karena pemerintah yang kurang bagus dalam mensosialisasikan MEA 2015 atau karena memang belum siapnya negara-negara ASEAN dalam menyongsong MEA 2015.

Terkait hal tersebut, saya sangat berharap bahwa Tabloid Diplomasi bisa menyuguhkan informasi sebagaimana dimaksud. Jika seandainya negara-negara ASEAN memang belum siap menghadapi MEA 2015, saya kira para pemimpin ASEAN harus bijak mengambil keputusan untuk menunda pelaksanaan MEA 2015. Jika memang tidak bisa ditunda, lantas sudah sejauh mana kesiapan semua negara ASEAN dalam menghadapi MEA 2015. Saya yakin Tabloid Diplomasi bisa menyuguhkan informasi dimaksud. Bravo Tabloid Diplomasi.

 

Muhammad Rifki, mahasiswa UPN Veteran Jakarta

Akhir tahun 2015 akan segera tiba, begitu pula dengan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Hanya dalam hitungan bulan, seluruh masyarakat di Negara-negara ASEAN akan menghadapi suatu situasi dan keadaan yang berbeda dari masa-masa sebelumnya. Yang akan merasakan dampak secara langsung tentu saja adalah masyarakat, namunsayangnya kita dapat melihat bahwa sebagian masyarakat kita belum siap memasuki era yang baru ini.

Alih-alih dapat mempersiapkan diri, menyusun rencana dan mencari solusi terhadap dampak negatif yang mungkin diterima, sebagian besar masyarakat kita justru tidak mengetahui bahwa akhir tahun ini MEA akan segera diberlakukan.  Apakah mungkin bagi pemerintah Indonesia untuk melakukan sosialisasi secara massif dan efektif hanya dalam jangka waktu sekitar dua bulan ini ? Kalaupun bisa disosialisasikan, lantas bagaimana dengan kesiapan masyarakat menghadapi perubahan yang terjadi hanya dalam jangka waktu yang singkat ?

Apa yang bisa diharapkan dari hasil sosialisasi secara masif hanya dalam jangka waktu tersebut ? Apakah masyarakat kita juga sudah siap seandainya mereka hanya jadi penonton dalampelaksanaan MEA?

Melati Andria, MahasiswaUniversitasSahid, Jakarta

About the author

admin

Add Comment

Click here to post a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kategori