Current Issue Februari 2017

Produk Makanan Olahan Membidik Pasar Jepang

Sejumlah 12 perusahaan Indonesia berpartisipasi dalam penyelenggaraan the 42nd International Food and Beverage Exhibition(FOODEX) 2017, pameran makanan dan minuman tahunan terbesar di Asia yang dibuka pada 7 Maret 2017 oleh perwakilan para Kedutaan Besar asing di Tokyo, termasuk Kuasa Usaha ad Interim KBRI Tokyo, Dr. Ben Perkasa Drajat

FOODEX 2017  berlangsung selama empat hari pada 7-10 Maret 2017 di Makuhari Messe, Chiba Prefecture (sekitar 20 km dari Tokyo). Pameran ini diikuti oleh 3.250 peserta dan menarik tidak kurang dari 77.000 orang pengunjung. FOODEX 2017 merupakan kolaborasi prakarsa dari Japan Management Association, Japan Hotel Association, Japan Ryokan & Hotel Association, Japan Restaurant Association, dan Japan Tourism Facilities Association. Melalui partisipasi di FOODEX ini, para peserta dari Indonesia berharap untuk menembus pasar Jepang dan membantu meningkatkan ekspor Indonesia ke Jepang. Jenis makanan dan minuman yang dipamerkan di antaranya adalah kopi, teh organik, biskuit, sereal, cokelat, produk olahan kelapa, makanan ringan, makanan beku, buah merah Papua, beras dan produk olahan beras. Selama ini sudah ada produk-produk makanan Indonesia yang diekspor ke Jepang meskipun jumlahnya masih belum sesuai harapan. Hal tersebut karena terganjal oleh ketatnya prosedur impor produk makanan dan minuman ke Jepang. Pemerintah Jepang sangat memperhatikan komposisi bahan yang terkandung dalam makanan, proses pembuatan hingga pengemasan produk makanan.

Tahun lalu, FOODEX 2016 mampu menarik 3.197 peserta pameran dimana 61% diantaranya adalah perusahaan makanan dan minuman dari 78 negara, serta berhasil menyedot 76.532 pengunjung. (Sumber: KBRI Tokyo)

 

About the author

admin

Add Comment

Click here to post a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kategori

Edisi Terbaru

Edisi Terbaru

Facebook Page