Current Issue Juli 2017

Beasiswa Seni dan Budaya Indonesia Menyebarkan Budaya Toleransi Untuk Dunia yang Damai

MENlU RETNO lP MARSUDI menyampaikan sambutan pada pembukaan Indonesia Channel 2017, di Surabaya (18/08)

Kemarin, Indonesia merayakan Ulang Tahun ke-72 Kemerdekaannya. Kemarin, Indonesia merayakan keragamannya. Keragaman telah membuat Indonesia menjadi kuat, kaya akan budaya dan menjadi bangsa yang dihormati. Oleh karena itu, keragaman seharusnya tidak memisahkan kita, namun sebaliknya, hal itu harus mempersatukan kita. Menghormati satu sama lain, toleransi, adalah bagian integral DNA kita. Kita harus memelihara ini.

Keragaman bisa ditemukan di seluruh dunia, itu memberi warna pada dunia kita, itu memberi warna pada kemanusiaan. Kita harus merayakan keragaman. Merayakan keragaman berarti memahami perbedaan, menghargai perbedaan, saling menghormati satu sama lain. Budaya damai harus dipupuk dan disebarkan. Jembatan pemahaman dibutuhkan, untuk mencegah konflik dan perang.

Membangun jembatan pemahaman merupakan bagian dari kebijakan luar negeri Indonesia. Beasiswa Seni dan Budaya Indonesia (BSBI) merupakan salah satu upaya kami untuk membangun jembatan tersebut. Belajar mengenai budaya suatu negara berarti memahami kehidupan bangsanya, memahami cara berpikir masyarakatnya.

Indonesia dengan bangga bisa menyajikan Beasiswa Seni dan Budaya Indonesia bagi mahasiswa internasional. Tahun ini juga merupakan tahun yang penting bagi BSBI, tahun ini kita merayakan ulang tahun BSBI ke 15. Dalam 15 tahun, BSBI telah mengumpulkan 776 alumni dari 69 negara.

Di Belanda, alumni BSBI mendirikan Indonesia Netherlands Youth Society (INYS). Di Fiji, alumni BSBI membentuk kelompok tari yang disebut “Rako Pasifika” dan “Vou”. Seorang peserta dari Perancis telah membuat film okumenter “Tarian Pakarena”. Sementara peserta dari Korea Selatan meluncurkan single dangdut “Papa Mama di Seoul”. Apalagi kemudian, 13 peserta memutuskan untuk melanjutkan studinya di Indonesia. Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta BSBI tahun ini. Selamat atas telah diselesaikannya kursus.

Semoga Anda membawa serta semangat, persahabatan dan kenangan Indonesia kemanapun Anda pergi. Anda sekarang adalah “Duta Besar Indonesia”. Anda adalah Sahabat Indonesia. Silahkan juga mengirimkan salam hangat kami kepada keluarga Anda, masyarakat dari negara anda masing-masing, undang mereka untuk berkunjung ke Indonesia.

Saya menyampaikan terima kasih banyak kepada Walikota Surabaya yang telah menjadi tuan rumah acara ini. Surabaya telah menjadi salah satu kota simbol good governance, simbol perubahan dan kemajuan.

Terima kasih juga kepada sanggar-sanggar yang telah menjadi mitra kegiatan; Sanggar Semarandana di Denpasar, Studio Tydif di Surabaya, Rumah Budaya Rumata di Makassar, Sanggar Sofyani di Padang, dan UPN “Veteran” Yogyakarta.

Mari kita merayakan keragaman. Mari kita menyebarkan budaya toleransi, untuk dunia yang damai.[]

(Disunting dari sambutan Menlu pada acara Indonesia Channel 2017)

Kategori