Current Issue Juli 2017

Indonesia dan Singapura Gelar Dialog Lintas Agama Untuk Pertama Kalinya

Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) c.q. Direktorat Diplomasi Publik, Ditjen Informasi dan Diplomasi Publik bekerjasama dengan Kementerian Agama (Kemenag) dan KBRI Singapura menyelenggarakan The 1st Indonesia-Singapore Interfaith and Intercultural Dialogue (ISID) pada tanggal 11-14 Juli 2017 di Singapura.

Penyelenggaraan The 1st ISID adalah Dalam upaya menjaga dan meningkatkan nilai persatuan, perdamaian dan toleransi dalam majemuknya masyarakat dunia serta memperingati 50 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan Singapura.

The 1st ISID dibuka oleh Bapak Tan Chuan Jin, Menteri Sosial dan Pembangunan Keluarga Singapura dan Bapak Lukman Hakim Saifuddien, Menteri Agama Indonesia. ISID dilaksanakan dengan format forum dialog dan site visit ke pusat peribadatan, studi dan kajian keagamaan di Singapura dengan melibatkan sejumlah tokoh agama, akademisi, pemuda, kalangan akar rumput dan perwakilan pemerintah kedua negara. ISID ditutup oleh Wakil Menteri Luar Negeri RI, A.M. Fachir dan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur sekaligus Menteri Transportasi, Khaw Boon Wan. Adapun hasil the 1st ISID a.l.Youth Faith Leaders Camp di tahun 2018, penerbitan buku tulisan para tokoh agama dan pertukaran mahasiswa belajar agama dan keberagaman. Catatan untuk mendapat perhatian lebih lanjut yaitu perlunya kebijakan pemerintah yang menjadikan tempat terbuka sebagai common space dan perlunya pendirian galeri harmony in Diversity di Indonesia sebagai sarana pendidikan toleransi sejak usia sekolah dan pusat informasi tentang agama-agama yang diakui negara.

Delegasi Indonesia (Delri) dipimpin oleh Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddien dan Wakil Menteri Luar Negeri RI, A.M. Fachir sebagai alternate Ketua. Anggota delegasi Indonesia adalah Duta Besar Niniek Kun Naryatie, Plt. Direktur Jenderal Informasi dan Diplomasi Publik; Arif Zahmhari, Ph.D, aktivis Nahdatul Ulama dan Rektor Sekolah Tinggi Kulliyatul Qur’an (STKQ); Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed, Sekretaris Umum PP Muhammadiyah;  Romo Agustinus Ulahayanan, Pr, Sekretaris Komisi Hubungan Antar Umat Beragama (HAK) Konferensi Waligereja Indonesia; Pdt. Dr. Marthin Lukito, Pengajar Sekolah Tinggi Teologi (STT) Jakarta; Pendeta Gereja Kristen Protestan Simalungun; Ida Pangelingsir Agung Putra Sukahet, tokoh agama Hindu/Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama Provinsi Bali, Ketua Asosiasi FKUB Indonesia; dan Bhikhu Jayamedho (Herman Satriyo Endro), pendiri organisasi Buddhis seperti Magabudhi, Dhammadipa, Arama Center dan Walubi.

Rangkaian kegiatan ISID antara lain courtesy call delegasi Indonesia kepada Menteri Kebudayaan, Komunitas dan Pemuda Singapura pada tanggal 11 Juli 2017 dan Menteri Luar Negeri Singapura pada tanggal 13 Juli 2017. Forum ISID diisi dengan dialog dan diskusi terbuka serta site visit ke Komunitas Islam di Masjid Ba’alwi dan Majelis Agama Islam Singapura, Komunitas Katolik/Kristen di Church of St. Mary of the Angels, Komunitas Hindu di Hindu Endownment Board, dan Komunitas Buddha di Mahakaruna Buddhist Society.

 

The 1st ISID diinisiasi pertama kali oleh pemerintah Indonesia dan mendapat sambutan positif pemerintah Singapore pada pertemuan Wakil Menteri Luar Negeri RI dengan Presiden  Singapore’s Inter-Religious Organisation  (IRO) and Galery of Harmony in Diversity pada tanggal 17 Januari 2017.  The 1st ISID mengusung tema “Sharing of Best Practices, Lessons Learnt and Way Forward”, menggarisbawahi pentingnya kerjasama dan komitmen kedua negara untuk menguatkan nilai persatuan, perdamaian dan toleransi untuk menghadapi tantangan peradaban global saat ini, antara lain ekstremisme berbasis agama dan budaya, terorisme, radikalisme dan islamophobia.

Singapura adalah mitra dialog lintas agama Indonesia ke-27.  Pemerintah Singapura sepakat untuk melanjutkan sesi dialog lintas agama dan setuju untuk melaksanakannya di Indonesia dua tahun yang akan datang.

The 1st ISID mengusung sejumlah program sebagai bentuk keberlanjutan the 1st ISID 2017, antara lain Indonesia-Singapura Youth Camp for Future Faith Leaders yang akan fokus pada hubungan antar agama; membuat buku berisi kompilasi paper dari para pembicara dan peserta the 1st ISID 2017 dan pertukaran mahasiswa untuk belajar agama dan keberagaman.

Pada tanggal 14 Juli 2017, the 1st ISID ditutup secara resmi oleh Khaw Boon Wan, Menteri Koordinator bidang Infrastruktur sekaligus Menteri Transportasi Singapura dan A.M. Fachir, Wakil Menteri Luar Negeri RI. Hadir juga untuk memberikan testimoni pada sesi penutupan tersebut yaitu Duta Besar RI untuk Singapura, Presiden Inter-Religious Organisation (IRO) Singapura, Imam Masjid Ba’alwi, Mufti Singapura, Mufti Singapura periode 1994 – 2010, tokoh agama Indonesia dan lainnya.[]

Kategori