Current Issue Juli 2017

Sanggar Tari dan Musik Sofyani, Padang : Pengajaran Jiwa Masyarakat Minangkabau Kepada Peserta BSBI

Kesenian adalah sebagian dari jiwa masyarakat Minangkabau, oleh sebab itu pendidikan kesenian adalah mutlak bagi orang Minang. Tidak satu kemampuan baik di darat maupun di pesisir yang tidak mempunyai sasaran atau ruang, tempat anak anak muda belajar dan berguru kesenian “nagari” nya, sesuai menurut iklim setempat. Kesenian Minangkabau tidak menutup pintu bagi masuknya unsur – unsur baru, asalkan saja unsur – unsur pembaruan tidak menggoyahkan salah satu sendi yang menupang adat dari dalam yaitu; alua jo patuik (harmonisasi), ukua jo jangko (ruang dan gerak) dan reso jo pareso (rasa dan analisa).

Pendidikan kesenian di Minangkabau bertujuan memperbaiki “budi” dan memperindah “baso” (sopan santun), yang tergambar dalam prinsip melalui sebuah pantun:

Nan kuriak iyolah kundi Nan sirah iyolah saga Nan baiak iolah budi nan indah iyolah baso”

Dalam perjalanan kami, Sanggar Tari dan Musik Sofyani di setiap kegiatan kami, lebih cenderung merupakan pengabdian dan dedikasi untuk masyarakat dan Daerah Sumatera Barat daripada Komersialisasi.

Padang adalah salah satu mitra termuda BSBI tahun 2016, karena tahun 2016 merupakan pertama kalinya BSBI di Padang. BSBI merupakan program yang sangat berarti bagi kami. Melalui program ini kami bisa menambah wawasan, relasi dan teman dari berbagai negara.

Salah satu hal yang menarik adalah saat menjalani bulan puasa. Sebagian dari mereka yang berbeda agama, juga ikut menjalani ibadah puasa, berbuka bersama dan melakukan ibadah tarawih. Mereka juga ikut untuk menyambut hari Raya Idul Fitri. Hal tersebut menunjukkan indahnya perbedaan jika semua dapat saling menghargai.

Program ini tidak hanya bermakna bagi peserta, namun sekaligus memacu para muda mudi untuk belajar lagi dan menghargai budaya kita sendiri. Melalui BSBI kekeluargaan terjalin dengan hangat antara peserta BSBI dan anggota sanggar, walaupun sekali-kali ada masalah, dan karena ada masalah itu lah hubungan kami (anggota sanggar) dan peserta BSBI menjadi tambah erat dan tambah kompak.

Secara keseluruhan, program ini membuat kami merasa bertanggung jawab dan bisa membawa nama baik seni dan budaya Indonesia. Orang luar negeri saja mempelajari budaya kita, masa kita tidak? []

Kategori