Current Issue Februari 2018

Kemlu RI Undang Diplomat Muda Negara Sahabat

Memasuki awal tahun 2018 Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) mengundang para diplomat muda yang tengah berdinas di Jakarta dalam acara bertajuk “The Jakarta Young Diplomat Gathering”, Jumat, 26 Januari 2018. Sekitar 100 undangan yang terdiri dari para diplomat dari 50 perwakilan Negara sahabat dan diplomat muda Indonesia hadir dalam acara tersebut. Acara ini juga dilakukan untuk memperkenalkan Direktur Jenderal Informasi dan Diplomasi Publik yang baru Cecep Herawan.

Dalam sambutannya, Cecep menyampaikan apresiasi dan kegembiraannya dapat berkumpul dengan para diplomat muda di Jakarta. ”Kegiatan ini bermanfaat bagi kita untuk bisa saling mengenal dan bekerja sama ke depannya,” ujarnya. Di acara itu, ia juga memanfaatkan untuk menyampaikan sejumlah agenda penting Indonesia tahun 2018 kepada 60 diplomat asing yang datang saat itu. Di antaranya, pencalonan Indonesia sebagai Anggota Tidak Tetap di Dewan Keamanan PBB, Asian Games, Our Ocean Conference, Indonesia-Africa Forum, dan Bali Demokrasi Forum ke-11 pada akhir tahun ini. Sebagai cerminan “Diplomacy for Peace, Humanity and Prosperity”, acara ini membawa pesan perdamaian melalui display foto-foto partisipasi Pemerintah Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia.

The Diplomats Band yang personilnya terdiri dari diplomat muda Kemlu turut menghibur dan menyemarakkan acara. Scott Bradford diplomat Australia juga tampil memeriahkan acara dengan menyanyikan lagu “Anak Singkong” dan “Madu dan Racun”. Sedangkan Oxana Paustjan, diplomat Jerman, turut menyumbang lagu “Dancing Queen” yang membuat para diplomat berjoget bersama. Dalcy Kalu dari Solomon Islands berkomentar jika acara tersebut sangat menyenangkan, terlebih karena dirinya mendapat suvenir setelah menang permainan yang dipandu Stiffan Djami, diplomat muda Indonesia.

Suasana menjadi semakin akrab ketika semua turun menari “Poco-poco” memenuhi ruang atas Kantin Diplomasi yang baru diresmikan Menlu Retno Marsudi. Kegiatan serupa akan dilakukan secara rutin guna terus menjalin keakraban dan membangun jaringan antar diplomat yang berdinas di Indonesia. (*)

Tabloid Diplomasi Versi PDF

Tabloid Februari 2018

Tabloid Februari 2018