Current Issue Januari 2018

Menlu RI: BDF Ke-10 Menjadi Penting, Demokrasi Tengah Menghadapi Tantangan

bali democracy forum

SAAT KITA BERKUMPUL DI SINI HARI INI UNTUK MERAYAKAN DEMOKRASI… UNTUK MENGHORMATI DIALOG, PAGI INI PRESIDEN AS MENGUMUMKAN PENGAKUAN YERUSALEM SEBAGAI IBUKOTA ISRAEL.

 

Saat kita berkumpul di sini hari ini untuk merayakan demokrasi…untuk menghormati dialog, pagi ini Presiden AS mengumumkan pengakuan Yerusalem sebagai Ibukota Israel. Kami mengutuk pengakuan ini. Demokrasi berarti
menghormati hukum internasional. Pengakuan tersebut tidak menghormati berbagai resolusi Dewan Keamanan PBB.Sebagai negara demokratis, AS semestinya memahami arti demokrasi. Saya berdiri di sini mengenakan syal Palestina untuk menunjukkan komitmen kuat Indonesia … rakyat Indonesia … untuk selalu bersama dengan rakyat Palestina…untuk hak-hak mereka.

Indonesia akan selalu berdiri bersama Palestina. Saya ucapkan selamat datang kepada seluruh delegasi di Bali Democracy Forum ke-10. Ini adalah Bali Democracy Forum yang istimewa. Tahun ini kita merayakan ulang tahun ke-10 Bali Democracy Forum. Bali Democracy Forum ini  mendapat kehormatan atas kehadiran Yang Mulia Presiden Nauru.

BDF ini istimewa karena untuk pertama kalinya sejak dari kelahirannya…Bali Democracy Forum tidak diadakan di Bali tapi di Banten…disebabkan karena aktivitas gunung berapi baru-baru ini. BDF ini juga istimewa karena pada tahun ini, untuk pertama kalinya, kami mulai memperluas jangkauan ke kawasan lain ….. khususnya melalui “Bali Democracy Forum Chapter Tunis”.

Saya ingin menyampaikan penghargaan saya kepada saudara saya, Menteri Luar Negeri Tunisia, Khemais Jhinaoui, sebagai tuan rumah Bali Democracy Forum Chapter Tunis. Menteri Jhinaoui selanjutnya akan menyampaikan laporannya tentang kegiatan Bali Democracy Forum Chapter Tunis.

Tema Bali Democracy Forum tahun ini adalah “Does Democracy Deliver?”Tema ini sangat tepat di saat demokrasi dewasa ini tengah menghadapi tantangan dan keraguan besar terhadap keefektifannya. Dengan bangga dapat kami sampaikan bahwa Bali Democracy Forum ke-10 ini  dihadiri oleh 103 delegasi dari 96 negara dan 7 organisasi internasional. Pada pelaksanaan Bali Democracy Forum ke-10 ini, untuk pertama kalinya, semua Menteri yang hadir akan berpartisipasi aktif dalam dua sesi Diskusi Panel. Sesi Debat Umum juga akan dilaksanakan untuk menjajaki cara-cara memastikan demokrasi membawa hasil.

Untuk pertama kalinya juga kami menyelenggarakan Bali Democracy Students Conference (BDSC) dengan tema “From Campus for Democracy” dan dihadiri oleh sekitar 150 mahasiswa dari berbagai latar belakang dan kebangsaan. Generasi muda memegang kunci masa depan dan nasib demokrasi kita. Inilah sebabnya mengapa kami memilih untuk menampilkan kreativitas generasi muda kami di sesi pembukaan.

About the author

admin

Add Comment

Click here to post a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tabloid Diplomasi Versi PDF

Tabloid Januari 2018

Tabloid Januari 2018