Desember 2021 Preivous Issue

OUTREACH SEMINAR DAN MEDIA GATHERING : Meningkatkan Pemahaman Masyarakat Terhadap Presidensi G20 Indonesia

Direktorat Pembangunan, Ekonomi, dan Lingkungan Hidup (PELH) Kemlu RI menyelenggarakan rangkaian kegiatan Sosialisasi Presidensi G20 Indonesia di Bandung pada 26 – 29 November 2021. Pelaksanaan rangkaian kegiatan merupakan bagian dari public and media engagement, dalam rangka penjaringan dukungan dari seluruh elemen pemangku kepentingan.

Rangkaian kegiatan tersebut terdiri atas kegiatan seminar outreach dengan masyarakat Jawa Barat, khususnya kalangan muda, pada tanggal 27 November 2021, dan media gathering dengan sejumlah pemimpin redaksi dari media setempat pada tanggal 28 November 2021. Cukup banyak catatan dari rangkaian pertemuan dimaksud..

Outreach Seminar

Bertempat di Museum Konferensi Asia Afrika (MKAA) Bandung, Outreach Seminar secara khu[1]sus mengusung bertema “Unlocking G20 Op[1]portunities”. Seminar ini diselenggarakan dalam sinergi dengan Direktorat Diplomasi Publik dan MKAA pada tanggal 27 November 2021. Kegiatan diselenggarakan secara hybrid dengan protokol kesehatan, dan dihadiri sekitar 30 mahasiswa dari Jabar, termasuk dari Unpad, Unpar, Unpas, Politeknik Negeri, UIN Sunan Gunung Djati, UPI, Universitas Kristen Maranatha, ST Farmasi Indo[1]nesia, dan Politeknik STIA LAN.

Kegiatan dibuka dengan remarks oleh Sekretaris Ditjen IDP (mewakili Dirjen IDP), menghadirkan pembicara Sahli Hublem Kemlu, Ekonom dari INDEF, Direktur PELH, co-chair Indonesia Youth Diplomacy (IYD), dan tim desainer logo. Hadir mewakili Gubernur Jawa Barat adalah Kepala Biro Pemerintahan dan Kerja Sama Pemda Jawa Barat, dan Kepala Museum KAA selaku tuan ru[1]mah lokasi kegiatan.

Materi sosialisasi dibagi dalam dua konten uta[1]ma. Pertama, sesi substansi, yaitu dalam rangka raising awareness tentang Presidensi G20 Indo[1]nesia. Kedua, sesi testimoni, untuk berbagi best practices dan lessons learned partisipasi pemu[1]da dalam G20, termasuk terkait ekonomi kreatif. Kegiatan ini diliput oleh media CNBC Indonesia dan ditayangkan di kanal youtube, sehingga ma[1]sih dapat disaksikan setelah acara selesai

Media Gathering

Kegiatan media gathering dihadiri oleh pemi[1]mpin redaksi serta jurnalis dari 6 (enam) media di Jawa Barat, yaitu dari TVRI, RRI, Antara News, Pikiran Rakyat FM, Detik.com, dan Ayobandung. com. Kegiatan ini bertujuan sebagai perkenalan bagi media lokal mengenai Presidensi G20 In[1]donesia, sehingga dalam pemuatan berita tidak terjadi misinformasi.

Staf Ahli Bidang Hubungan Antar Lembaga dan Direktur PELH menyampaikan gagasan menge[1]nai perlunya amplifikasi komunikasi dan pub[1]lic engagement kepada publik sehingga dapat meningkatkan awareness dan sense of owner[1]ship masyarakat. Disampaikan pula sejumlah persiapan yang telah dilakukan oleh pemerintah Indonesia, terutama dalam hal logistik dan per[1]siapan protokol kesehatan. Presidensi G20 Indo[1]nesia diharapkan memberikan dampak positif bagi ekonomi Indonesia dan dunia.

Penyelenggaraan media gathering ini bertujuan agar dukungan media dapat diperoleh sekaligus sebagai proyeksi pemberitaan yang positif me[1]ngenai kepemimpinan Indonesia di G20, terma[1]suk menangkal berita hoax. Secara umum, para peserta menyambut baik ini[1]siatif pelaksanaan rangkaian kegiatan Sosialisasi Presidensi G20 Indonesia tahun 2022. Para pe

Para peserta, baik yang hadir dalam outreach seminar maupun media gathering sangat aktif dalam diskusi dan turut memberikan berbagai pandangan mengenai pelaksanaan Presidensi. Dalam diskusi informal, perwakilan Pemda Jabar menyampaikan pesan dari Gubernur Jawa Barat mengenai kesiapan Jabar untuk mendukung Presidensi G20 Indonesia, termasuk sebagai lokasi kegiatan, misalnya untuk pertemuan dan side-events.

Pihak Kemlupun menyampaikan rencana sejumlah kegiatan di Jabar, terutama Y20 Summit pada pertengahan 2022. Perwakilan media-media Jabar menyampaikan apresiasi atas upaya dialog Kemlu RI, karena ekspos tentang G20 di Jabar masih cukup terbatas. Ditambahkan juga bahwa selama ini belum ada media engagement dari kementerian atau lembaga negara lainnya, termasuk Kominfo RI, me[1]ngenai Presidensi G20. Mengingat antusiasme warga dan media di Jabar, di waktu mendatang sangat diperlukan penjajakan peluang kegiatan serupa di wilayah Indonesia lain, dalam misi raising awareness Presidensi G20 Indonesia. Bagaimanapun, masyarakat Indonesia memiliki hak untuk mengetahui posisi dan prestasi kepemimpinan Indonesia di tingkat dunia saat ini. Kegiatan serupa di tempat lain tentu sangat strategis dalam menjangkau langsung masyarakat dan media setempat mengenai perkembangan pembahasan G20, termasuk mengenai manfaatnya.[

About the author

admin

Add Comment

Click here to post a comment

Don`t copy text!