Current Issue Februari 2018

Pameran Capaian Kinerja Kemlu

Menlu Retno L.P. Marsudi dan Wamenlu A.M. Fachir secara resmi membuka Pameran Capaian Kinerja Kemlu 2018 pada 8 Januari 2018 di halaman lobi, Gedung Utama Kemlu RI. Pada kesempatan tersebut, Menlu dan Wamenlu juga meresmikan lobi utama Kemlu yang telah berganti wajah. Pameran Capaian Kinerja Kemlu ini diselenggarakan selama lima hari, yaitu pada tanggal 8-12 Januari 2018, dan terbuka untuk masyarakat umum pada tanggal 10- 12 Januari 2018. Seremoni pembukaan hari pertama pameran ini dimeriahkan oleh berbagai atraksi, infografis, video, dan photo booth dari berbagai Satuan Kerja (Satker) Kemlu RI.

“Pameran ini merupakan outlet untuk memberikan informasi capaian kita kepada khalayak. Agar publik dapat mengetahui karyakarya terbaik diplomasi RI dan sekaligus sebagai bagian dari akuntabilitas Kemlu RI kepada masyarakat Indonesia” ujar Menlu Retno dalam pidato sambutannya. “Dengan mengunjungi anjungan pameran, masyarakat diharapkan dapat mengetahui  sejauhmana kita sudah bergerak, apa yang sudah kita capai selama tiga tahun. Dan dua tahun ke depan, kita akan mengintensifkan bekerja keras dan lebih keras lagi untuk mendukung misi politik luar negeri Indonesia,” tukas Menlu Retno.

Menlu juga meminta agar seluruh mesin diplomasi dapat memberikan kontribusi kepada bangsa, negara dan kontribusi bagi perdamaian dan kesejahteraan dunia. Terdapat 10 (sepuluh) Satker di Kemlu, yang seluruhnya terlibat dalam pameran ini, yaitu Sekretariat Jenderal, Direktorat Jenderal Asia Pasifik dan Afrika (Ditjen Aspasaf), Direktorat Jenderal Amerika dan Eropa (Ditjen Amerop), Direktorat Jenderal Kerja Sama ASEAN (Ditjen KSA), Direktorat Jenderal Multilateral, Direktorat Jenderal Informasi dan Diplomasi Publik (Ditjen IDP), Direktorat Jenderal Hukum dan Perjanjian Internasional (Ditjen HPI), Direktorat Jenderal Protokol dan Konsuler (Ditjen Protkons), Inspektorat Jenderal, serta Badan Pengkajian dan Pengembangan Kebijakan (BPPK). Dalam seremoni pembukaan ini, turut hadir sejumlah prajurit Peace Keeping Operations (PKO), yang menyuguhkan tepuk yellyell semangat ala Kontingen Perdamaian Garuda. Keberadaan prajurit pasukan PKO ini adalah dalam rangka mengusung tema diplomasi ndonesia untuk perdamaian dan kemanusiaan serta sebagai bagian dari kampanye pencalonan Indonesia sebagai Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan PBB periode 2019- 2020.

Peresmian Lobi Utama Gedung Kementerian Luar Negeri merupakan bagian dari berbagai perjuangan yang terus
dilakukan Kemlu. Sedangkan renovasi terakhir lobi Utama Gedung Kemlu dilakukan pada 25 tahun yang lalu, yaitu pada 19 Agustus 1992. Pembukaan hari pertama pameran ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri (PPTM) RI tahun 2018 yang puncaknya diselenggarakan pada 9 Januari 2018 dan dihadiri oleh para tamu asing, Duta Besar/Perwakilan Asing di Jakarta, pejabat Kementerian/ Lembaga, stakeholders terkait, dan utamanya adalah para insan media/pers nasional dan asing. Berbagai informasi  mengenai capaian kinerja dipaparkan di anjungan, dari konten cetak hingga digital. Para pengunjung pun mendapatkan kesempatan untuk memperoleh informasi dan berinteraksi secara lebih mendalam. Menlu Retno menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas kontribusi dan semangat kesatuan karyawan terhadap Kementerian yang dipimpinnya. “Kegiatankegiatan semacam ini juga tanpa kita sadari meningkatkan sense of ownership dan meningkatkan esprit de corps kita, untuk menunjukkan apa yang telah dilakukan,” ungkapnya lebih lanjut.Menlu Retno juga memberikan apresiasi kepada para pemangku kepentingan lainnya termasuk kepada Pasukan Perdamaian Indonesia. “Peace Keeping Operation Indonesia merupakan aset diplomasi Indonesia.

Tabloid Diplomasi Versi PDF

Tabloid Februari 2018

Tabloid Februari 2018