NEWS FLASH
Menlu RI: Konferensi Asia Afrika Untuk Pembangunan Kapasitas Palestina Akan Membantu Palestina Mencapai Kemerdekaannya Print E-mail
Google bookmarkDel.icio.usTwitterFacebookDigg
Edisi - Juli 2008
Saturday, 22 August 2009 17:06


Menteri Luar Negeri RI DR. N. Hassan Wirajuda dalam konferensi pers bersama Perdana Menteri Palestina DR. Salam Fayyad dan Menteri Pembangunan Sosial Republik Afrika Selatan Zola Skweyiya menyampaikan bahwa Konferensi Tingkat Menteri Kemitraan Stratejik Baru Asia Afrika Untuk Pembangunan Kapasitas Palestina akan mendukung Palestina dalam mencapai kemerdekaannya. Konferensi ini telah berhasil mendorong negara-negara peserta untuk memberikan dukungan konkrit bagi Palestina. Indonesia sendiri telah memberikan komitmennya untuk membangun kapasitas 1000 orang Palestina dalam jangka waktu lima tahun mendatang melalui program-program pelatihan dengan melibatkan pihak swasta.

Selama satu hari delegasi dari 56 negara Asia Afrika, termasuk didalamnya tiga negara Amerika Latin: Brazil, Venezuela, dan Chile, dan tiga organisasi internasional sebagai pengamat, telah mengidentifikasi proyek pembangunan kapasitas yang praktis dan dapat dilaksanakan guna mempersiapkan masyarakat Palestina pada saat terwujudnya kemerdekaan Palestina.

Negara-negara peserta konferensi akan membantu Palestina dengan program-program pembangunan kapasitas terutama di bidang pembangunan ekonomi, kepemerintahan, dan infrastruktur. Program-program tersebut sejalan dengan reformasi dan rencana pembangunan Palestina yang menempatkan visi tentang bagaimana membangun sebuah negara Palestina yang merdeka. Beberapa negara menyampaikan keinginan untuk mengusulkan program atau proyek setelah melakukan konsultasi internal.

Untuk memastikan tindak lanjut yang efektif dari The NAASP Ministerial Conference on Capacity Building for Palestine, konferensi menyetujui akan adanya kebutuhan mendesak untuk implementasi rekomendasi dan komitmen yang telah dihasilkan secara terpadu, saling berhubungan dan koheren, sehingga ditetapkan Mekanisme Tindak Lanjut (Follow-up Mechanism) untuk perencanaan, implementasi, pemantauan, dan evaluasi program-program pembangunan kapasitas.

Konferensi mengharapkan Kemitraan Strategis Baru Asia Afrika (New Asian African Strategic Partnership) dapat memainkan peran yang konstruktif sebagai katalis bagi proses perdamaian, utamanya melalui pemberdayaan berbagai komponen nasional Palestina, sebagai suatu bentuk persiapan dan antisipasi bagi terbentuknya negara Palestina dalam waktu yang tidak lama lagi. (*)