April 2009

Sinergikan Kekuatan Dalam Menarik Wisatawan Rusia

Di tengah-tengah krisis finansial, sektor pariwisata menjadi salah satu andalan pemasok devisa. Salah satu bidikannya adalah wisatawan Rusia. Untuk menggenjotnya, dilakukan sinergi kekuatan antara KBRI Moskow dan Depbudpar.Tidak main-main, Pemerintah dan swasta Indonesia tahun ini terjun di tiga pameran pariwisata di Rusia, yakni Moskow International Travel and Tourism (MITT), Intour Market dan Otdick Leisure. Dalam pameran MITT yang berakhir 21 Maret 2009, sebanyak 21 tour operator Indonesia merasa lega. Dagangan mereka boleh dibilang laris manis. ”Kita fokus ke Rusia karena potensinya sangat besar dan belum tergali sepenuhnya,” ujar Dirjen Pemasaran Depbudpar, Dr. Sapta Nirwandar.

Sang Dirjen menyatakan, selama tahun 2008 lalu, Indonesia berhasil menarik 65.400 wisatawan Rusia ke Indonesia, utamanya ke Bali. Ini berarti telah terjadi kenaikan sebesar 39 persen dibanding dengan tahun sebelumnya. Karenanya, bersama KBRI Moskow, Depbudpar menargetkan angka 90 ribu wisatawan Rusia pada tahun ini. ”Kalau saya kok yakin 100 ribu bisa tercapai,” sambung Dubes Hamid Awaludin dengan mimik yang serius.

Untuk mencapai target tersebut, kedua institusi bersepakat untuk mengambil langkah-langkah bersama. Khusus tahun ini, Budpar akan mendukung berbagai tampilan budaya, penyediaan dosen karawitan serta mencetak publikasi yang berselera Rusia. Sedangkan KBRI akan memberikan dukungan domestik yang memadai sambil terus menggencarkan publikasi serta pendekatan dengan berbagai kalangan. ”Kita juga sepakat untuk melakukan dua kalai familirization trip (famtrip) bagi travel writers dan tour operators asal Rusia,” kata Sapta.

Khusus tahun 2010, akan dilakukan publikasi dan tampilan budaya yang massif. KBRI Moskow harus membuat suatu planning kegiatan besar-besaran yang akan mendapatkan dukungan penuh Budpar dan Pemerintah Rusia. ”Ini merupakan momentum yang tepat karena merupakan peringatan 60 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Rusia,” sahut sang Dubes. Kegiatan yang sama tahun ini dilakukan di Indonesia oleh Kedubes Rusia yang difokuskan di Jakarta, Jogjakarta dan Bali.

Menurut M. Aji Surya, Koordinator Fungsi Pensosbud KBRI Moskow, beberapa acara besar yang sudah berlangsung dalam tiga bulan terakhir antara lain berupa pementasan Kresna Duta di Moskow, dua penampilan tari-tarian Solo di Saint Petersburg dan pertemuan antara tour operator Rusia dan Indonesia. Tidak lama lagi kalangan travel Indonesia akan ikuti Intour Market dan KBRI menggelar Food Festival.***

Dirjen Pemasaran Sapta Nirwandar bersama tour operator Rusia Pemerintah dan swasta Indonesia tahun ini terjun di tiga pameran pariwisata di Rusia, yakni Moskow International Travel and Tourism (MITT), Intour Market dan Otdick Leisure. Dalam pameran MITTyang berakhir 21 Maret 2009, sebanyak 21 tour operator Indonesia merasa lega. Dagangan mereka boleh dibilang laris manis. ”Kita fokus ke Rusia karena potensinya sangat besar dan belum tergali sepenuhnya,” ujar Dirjen Pemasaran Depbudpar, Dr. Sapta Nirwandar.

About the author

admin

Add Comment

Click here to post a comment

Don`t copy text!