Catatan Redaksi

CATATAN REDAKSI Edisi 119 September 2022

Pembaca Tabloid Diplomasi yang budiman.

Edisi September 2022 kali ini Tabloid Diplomasi menyuguhkan tema utama kunjungan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo ke Rusia dan Ukraina. Di tengah situasi peperangan dua negara tersebut yang belum juga berakhir hingga hari ini, kunjungan perdamaian Presiden RI merupakan simbol penting agar perang segera diakhiri, dan penyelesaian konflik win-win solution lebih diutamakan.

Kehadiran Presiden Jokowi ingin menunjukkan pada dunia global bahwa perang memiliki efek domino secara luas terhadap krisis pangan dan energi di berbagai belahan dunia. Makna Eropa bagi Indonesia sangatlah strategis dan signifikan. Secara tersirat, Presiden juga ingin menggaris[1]bawahi bahwa Indonesia siap menjadi juru da[1]mai antar dua negara tersebut.

Masih terkait tema utama, Presiden Jokowi juga melakukan kunjungan maraton ke tiga negara di Kawasan Asia Timur, yakni ke Republik Rakyat Tiongkok, Jepang, dan Korea Selatan. Sejumlah isu global dan kerjasama di berbagai bidang, mulai kerjasama perdagangan, investasi, kesehatan, infrastruktur, perikanan, hingga isu kawasan dan dunia dibahas bersama para pemimpin ketiga negara ini. Kunjungan ke Asia Timur ini penting mengingat RRT, Jepang, dan Korea Selatan adalah mitra strategis Indonesia di bidang ekonomi, mitra penting ASEAN, dan mitra penting dalam konteks G20. Apalagi, Indonesia saat ini masih menjabat Presidensi G20 hingga November tahun ini.

Seiring dengan kepemimpinan Indonesia di G20, sejumlah artikel mengenai peran serta dan kontribusi Indonesia juga disuguhkan dalam edisi kali ini. Di antaranya mengenai Foreign Ministers Meeting (FMM) dan Finance Ministers and Central Bank Governors (FMCBG) G20 yang diko[1]mandani Direktur Pembangunan Ekonomi dan Lingkungan Hidup (PELH) Kemlu RI. Artikel mengenai pertemuan G20 lainnya juga tidak luput dalam bahasan edisi kali ini.

Topik mengenai Beasiswa Seni dan Budaya Indonesia (BSBI) sebagai salah satu program unggulan Kemlu RI dalam memperkenalkan seni dan budaya kepada masyarakat dunia juga tidak ketinggalan. BSBI adalah program penting. Sejak 2003, BSBI telah memiliki 926 alumni dari 77 negara sahabat.

Liputan lain terkait Pelindungan WNI, Pertemuan Tingkat Menteri (PTM) ASEAN di Phnom Penh, wawancara dengan Sekjen IORA, hingga public lecture serentak 37 provinsi oleh Pusdiklat Kemlu RI, menjadi pelengkap edisi kali ini. Semoga beragam suguhan tersebut makin mencerahkan dan menginspirasi kerja-kerja diplomasi kita di berbagai level. Selamat membaca.

About the author

admin

Add Comment

Click here to post a comment

Don`t copy text!