Current Issue September 2022

ENERGY TRANSITION WORKING GROUP : BALI TRANSITION ROADMAP

Indonesia juga menyampaikan inisiatif berupa Bali Energy Transition Roadmap untuk kontinuitas agenda global dalam memperkuat kerja sama internasional dan arsitektur energi

Pertemuan Tingkat Menteri Energi G20 diselenggarakan di Bali, pada 2 September 2022, dan dihadiri para Menteri Energi dari anggota G20, negara undangan, dan perwakilan dari organisasi internasional.

Di samping Menteri ESDM dan para pejabat teras Kementerian ESDM RI, Delegasi RI juga terdiri dari Staf Khusus Menlu untuk Penguatan Isu-Isu Prioritas, Staf Ahli Bidang Hubungan Antarlembaga Kemlu, serta Direktur Pembangunan Ekonomi dan Lingkungan Hidup dari Kementerian Luar Negeri. Pertemuan Tingkat Menteri Energi G20 menggarisbawahi pentingnya akselerasi transisi energi berkelanjutan dan memperkuat ketahanan energi sebagai respon terhadap tantangan global untuk membangun sistem energi global yang lebih resilien, sesuai dengan tema

Presidensi Indonesia tahun 2022, Recover Together Recover Stronger. Pada pertemuan tersebut, Menteri ESDM Indonesia, Arifin Tasrif, sampaikan bahwa transisi energi berkelanjutan mendorong pertumbuhan dan ketahanan ekonomi. Menteri Energi G20 juga memberikan perhatian khusus pada tantangan transisi energi di negara kepulauan, khususnya di wilayah Pasifik.

Sebagai hasil pertemuan, Menteri Energi G20 mensahkan Bali Compact, yang merupakan prinsip[1]prinsip akselerasi transisi energi yang bersih, adil, terjangkau, inklusif, dan berkelanjutan. Selain itu, Indonesia juga menyampaikan inisiatif berupa Bali Energy Transition Roadmap untuk kontinuitas agenda global dalam memperkuat kerja sama internasional dan arsitektur energi. Roadmap ini juga berisikan langkah-langkah untuk pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan dan menuju net zero emission dan netralitas karbon, sesuai dengan kapasitas nasional masing-masing negara. Hasil pertemuan ini juga akan diteruskan di tingkat pemimpin negara pada KTT G20 Bali di bulan November 2022 mendatang

Pertemuan Tingkat Menteri Energi G20 ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan selama Presidensi G20 Indonesia tahun 2022. Indonesia mengangkat tema “Recover Together, Recover Stronger” serta tiga isu prioritas, yaitu: arsitek kesehatan global, transformasi digital, dan transisi energi sebagai fokus utama dari Presidensinya di G20.

Rangkaian kegiatan Presidensi G20 Indonesia akan berpuncak pada Konferensi Tingkat Tinggi yang akan diselenggarakan di Bali pada 15 – 16 November 2022 mendatang. KTT akan dihadiri oleh para pemimpin anggota G20, yang akan membahas dan menyampaikan komitmen untuk upaya pemulihan ekonomi dunia. Indonesia telah menjabat sebagai presidensi G20 sejak 1 Desember 2021 hingga 30 November 2022, dimana posisi tersebut selanjutnya akan dipegang oleh India pada tahun 2023. Indonesia sendiri akan tetap menjadi anggota Troika hingga berakhirnya masa Presiden

Don`t copy text!