NEWS FLASH

Edisi Terbaru

mwi

English Version

English Version

 

Kemlu Perkenalkan Potensi Probolinggo Melalui Diplomatic Tour

Pemerintah Kota Probolinggo bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri pada tanggal 27-28 Agustus 2016 menyelenggarakan kegiatan Diplomatic Tour ke Kota Probolinggo. Kegiatan ini diikuti oleh 17 Duta Besar dan pejabat yang mewakilinya dari negara-negara sahabat. Diplomatic Tour tersebut bertujuan untuk mempromosikan potensi ekonomi dan pariwisata serta seni budaya Kota Probolinggo kepada dunia internasional.

Walikota Probolinggo Ibu Rukmini dalam sambutan jamuan makan malam antara lain menyampaikan apresiasi atas kehadiran para Duta Besar ke Kota Probolinggo, memaparkan perkembangan dan potensi investasi Kota Probolinggo, optimisme Kota Probolinggo memasuki Masyarakat Ekonomi ASEAN, pengembangan pelabuhan laut terbesar kedua di Jawa Timur untuk mendukung kegiatan perdagangan dan investasi, kebijakan Pemerintah Kota Probolinggo dalam hal pelayanan cepat untuk aplikasi bisnis, mengundang para investor dari negara-negara sahabat untuk berinvestasi di Probolinggo.

Para Duta Besar dan diplomat peserta Diplomatic Tour tersebut di atas bersama Ibu Walikota menyaksikan Karnaval Budaya yang menampilkan berbagai kelompok seni budaya yang ada di Probolinggo. Karnaval Budaya tersebut merupakan salah satu rangkaian kegiatan tahunan Semipro (Seminggu di Probolinggo) yang bertujuan untuk meningkatkan wawasan budaya masyarakat Kota Probolinggo, menumbuh kembangkan kecintaan terhadap budaya bangsa, melestarikan budaya bangsa dan menjadikan Karnaval Budaya sebagai salah satu destinasi wisata di Kota Probolinggo. Peserta Diplomatic Tour kemudian mengunjungi Bee Jay Bakau Resort - ecowisata hutan bakau, meninjau pelabuhan, dan bangunan bersejarah Gereja Merah yang dibangun tahun 1862.[]

 

Public Lecture di Solomon Islands

Dalam rangka meningkatkan people to people contact, Kementerian Luar Negeri RI menyelenggarakan Public lecture di Solomon Islands National University pada 7 Oktober 2016 tentang Perkembangan kawasan dan kerjasama RI-Solomon Islands. Acara ini dibuka oleh Duta Besar RI untuk Solomon Islands, Ronald J.P. Manik. Tiga narasumber hadir pada acara Public Lecture tersebut yaitu, Dr. Siswo Promono (Kepala BPPK, Kemlu RI), Prof. Dr. Widi Pratikto (Direktur Eksekutif Coral Triangle Initiative on Coral Reefs and food Security) dan Dr. Christopher Vehe (Policy Secretary, Ressource Sector , Policy Unit, Office of the Prime Minister & Cabinet of Solomon Islands).

 Disela-sela penyelenggaraan acara tersebut diadakan juga pameran foto mengenai Capacity Building yang dilakukan oleh Indonesia di Pasifik Selatan.

Pada acara Public Lecture ini, Dr. Siswo Pramono menyampaikan paparan tentang Asian Century : Implications to Indonesian Ties, Preparing the Bridge to Pacific. Sementara Prof. Widi Pratikto menyampaikan pemaparan mengenai Capacity Building to Asia Pacific Region in the Frame Work of Coral Triangle in the initiative on Coral Reefs, Fisheries and food security proceeding.

Sedangkan Dr. Christopher Vehe menyampaikan paparan tentang Natural Resources Utilization for Socio--Eco Development in Solomon Islands.

 

Suplemen

Asyiknya Diplomat Asing Main Angklung di Saung Angklung Udjo

Asyiknya Diplomat Asing Main Angklung di Saung Angklung Udjo  Sebanyak 9 diplomat asing yang tergabung dalam pelatihan internasional Sekolah...

Kemlu Perkenalkan Potensi Probolinggo Melalui Diplomatic Tour

Kemlu Perkenalkan Potensi Probolinggo Melalui Diplomatic Tour Pemerintah Kota Probolinggo bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri pada tanggal 27-28...

Apa Kata Mereka

Apa Kata Mereka Usai menyaksikan pagelaran seni budaya Indonesia Channel 2016 yang dipersembahkan oleh para peserta BSBI 2016 di...

Dorong Perdamaian Dunia

Dorong Perdamaian Dunia Indonesia Inisiasi Dialog Lintas Agama dan Budaya Negara MIKTA Kementerian Luar Negeri bekerjasama dengan Kementerian Agama...

Bahasa Indonesia Digunakan Sebagai Bahasa Pengantar Bersama Dengan Bahasa Vietnam

Bahasa Indonesia Digunakan Sebagai Bahasa Pengantar Bersama Dengan Bahasa Vietnam Pada resepsi peringatan HUT RI ke-71 yang diselenggarakan oleh...

Public Lecture di Solomon Islands

Public Lecture di Solomon Islands Dalam rangka meningkatkan people to people contact, Kementerian Luar Negeri RI menyelenggarakan Public lecture...

Program BSBI akan mengoptimalkan people-to-people contact

Program BSBI akan mengoptimalkan people-to-people contact Dra. Diaztiarni                                                                                                                             Ketua Studio Tydif Tahun ini Studio Tydif Surabaya kembali kedatangan 12...

Beasiswa Seni dan Budaya Indonesia (BSBI)

Beasiswa Seni dan Budaya Indonesia (BSBI) Soft power Diplomacy Indonesia untuk Menjembatani Perbedaan Dunia Saat Ini Pada pembukaan pagelaran...

ALUMNI BSBI

ALUMNI BSBI Pengalaman dan kesan serta rasa bangga dan bahagia terpilih menjadi penerima BSBI merupakan hal yang diungkapkan oleh para alumni BSBI. Berbagai pengalaman dan kesan yang berbeda dari...

More in: 2016 Diplomasi Agustus

Kemlu Perkenalkan Potensi Probolinggo Melalui Diplomatic Tour

Kemlu Perkenalkan Potensi Probolinggo Melalui Diplomatic Tour Pemerintah Kota Probolinggo bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri pada tanggal 27-28 Agustus 2016 menyelenggarakan kegiatan Diplomatic Tour ke Kota Probolinggo. Kegiatan...

More in: 2016 Diplomasi Agustus

Bahasa Indonesia Digunakan Sebagai Bahasa Pengantar Bersama Dengan Bahasa Vietnam

Bahasa Indonesia Digunakan Sebagai Bahasa Pengantar Bersama Dengan Bahasa Vietnam Pada resepsi peringatan HUT RI ke-71 yang diselenggarakan oleh Ho Chi Minh City Union of Friendship Organizations (HUFO) pada...

More in: 2016 Diplomasi Agustus

Diplomatic Tour ke Boyolali, Solo:

Diplomatic Tour ke Boyolali, Solo: Tekankan Perhatian Pada Potensi Sektor Pangan Bertajuk Hari Pangan Sedunia (HPS) ke-XXXVI yang dirayakan di Kota Boyolali, Jawa Tengah pada 28 Oktober 2016, Kementerian...

More in: 2016 Diplomasi Agustus