NEWS FLASH

Edisi Terbaru

mwi

English Version

English Version

 

Menekankan Pentingnya Hubungan Bilateral RI-Fiji

 

Menteri Luar Negeri RI, Retno L.P. Marsudi, dan Menteri Luar Negeri Fiji, Ratu Inoke Kubuabola, telah melakukan pertemuan bilateral resmi pertama di Nadi, Fiji, pada 1 Maret 2015. Kunjungan bilateral resmi  Menlu Retno pertama kalinya ke Fiji ini mene-kankan pentingnya hubungan bilateral khusus kedua negara yang memiliki latar belakang dan warisan budaya Melanesia. Kunjungan ke Fiji ini juga mencerminkan pembaharuan komitmen Indonesia untuk memperkuat hubungan, kerja sama, dan kontribusi kepada pembangunan negara-negara di Pasifik berdasarkan prinsip saling menguntungkan dan saling menghormati akan integritas teritorial.

Kedua Menlu telah membahas upaya untuk meningkatkan kerja sama ekonomi dan hubungan antar masyarakat (people-to-people contact) terutama melalui pembangunan kapasitas dan bantuan teknis. Juga didiskusikan kemungkinan penyelenggaraan Komisi Bersama pada tingkat Menlu (Joint Ministerial Commission) pada bulan Agustus 2015.

Kedua Menlu menekankan besarnya potensi perdagangan yang belum dimanfaatkan antara Fiji dengan Indonesia, yang nilainya mencapai US$ 26,2 juta. Untuk itu disepakati untuk meningkatkan kerja sama investasi dan perdagangan di bidang perikanan, pemrosesan hasil pertanian serta kerja sama pemasaran dari produk nasional masing-masing negara.

Di bidang hubungan antar masyarakat, kedua Menlu menyambut baik berbagai program peningkatan kapasitas dan kerja sama teknis yang telah dilakukan selama ini. Tercatat bahwa pada 2014, terdapat 13 program peningkatan kapasitas yang telah dilakukan di bidang pendidikan, perikanan, pertanian, pemberdayaan perempuan, penanggulangan bencana serta demokratisasi.

Read more...
 

234 WNI bebas dari Hukuman Mati

Lalu M. Iqbal
Plt. Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia/Badan Hukum Indonesia (PWNI/BHI)

 

Dari Juli 2011 hingga Desember 2014, Pemri telah membebaskan 234 WNI di seluruh dunia dari hukuman mati, tetapi yang masih terancam hukuman mati ada 228 WNI. Pada 2014 lalu kita berhasil membebaskan 46 WNI dari ancaman hukuman mati, tapi dalam periode yang sama ada 47 WNI yang terancam hukuman mati, jadi dengan demikian kita terus berkompetisi, berkejaran antara yang dibebaskan dengan yang terancam. Untuk itu kita juga melakukan upaya preventif guna mengurangi angka WNI yang terancam hukuman mati.

Sebanyak 60% dari mereka yang terancam hukuman mati di luar negeri itu adalah karena kasus narkoba, dan sebagian besar berada di Malaysia. Di Arab Saudi memang tidak sebanyak yang ada di Malaysia, namun tingkat kesulitan untuk menanganinya sangat kompleks. Hal ini dikarenakan perbedaan kultur dan sistem hukum, sehingga kita memerlukan logika yang berbeda untuk bisa menyelesaikannya. Sebagai contoh, saat ini ada 2 WNI yang kondisinya kritis (Siti Zainab binti Duhri Rupa dan Karni binti Meditarsim) dan kasus mereka tidak bisa mendapatkan pemaafan dari Raja. Jadi logika kita untuk meminta grasi kepada kepala negara itu tidak bisa dilakukan di Arab Saudi, karena hukum yang berlaku adalah qishos, dimana yang berhak memberi maaf adalah ahli waris korban.

Pada 2012 ada kejadian, keponakan Raja Saudi membunuh warga negara Arab Saudi lainnya di London. Ahli waris korban menolak memberikan pemaafan meskipun diberikan uang diyat berapapun. Pada saat itu Raja Salman yang masih berstatus sebagai Pangeran mengatakan bahwa hukum harus ditegakkan dan tidak bisa dilakukan secara diskriminatif, maka karena pihak ahli waris tidak memberikan pemaafan akhirnya keponakan Raja tersebut di eksekusi hukum qishos. Jadi hukum itu berlaku bagi siapa saja, tidak memandang apakah pelakunya itu orang biasa ataupun keponakan Raja.

Read more...
 

Suplemen

Kunjungan Menlu RI Ke Solomon Islands Intensifkan Sektor Swasta Untuk Mengambil Peluang Ekonomi

Kunjungan Menlu RI Ke Solomon Islands Intensifkan Sektor Swasta Untuk Mengambil Peluang Ekonomi   Menteri Luar Negeri RI, Retno...

Raja Yordania Ingin Hadiri Pertemuan dan Peringatan Konferensi Asia-Afrika

Raja Yordania Ingin Hadiri Pertemuan dan Peringatan Konferensi Asia-Afrika Amman - Raja Yordania, Raja Abdullah II mengungkapkan keinginannya untuk...

Menlu RI : Kerjasama Pertanian dengan Selandia Baru akan bermanfaat bagi indonesia

Menlu RI : Kerjasama Pertanian dengan Selandia Baru akan bermanfaat bagi indonesia Menlu RI, Retno L.P. Marsudi dan Menlu...

Peluncuran Buku Kesan Dan Pesan Bsbi Rangkum Testimoni Positif Para Alumni

Peluncuran Buku Kesan Dan Pesan BSBI Rangkum Testimoni Positif Para Alumni Memasuki tahun ke-13 program BSBI, Direktorat Diplomasi Publik...

BSBI Menjangkau 58 negara

BSBI Menjangkau 58 negara Beasiswa Seni dan Budaya Indonesia (BSBI) telah diselenggarakan sejak 2003 dimana pada awalnya dita-warkan kepada...

Sebar Peserta ke 6 Kota, Ciptakan Indonesianis Baru

Sebar Peserta ke 6 Kota, Ciptakan Indonesianis Baru Kedepan, mereka (peserta BSBI-red) akan menjadi marketer bagi Surabaya, bagi Indonesia”,...

Menlu RI : IORA Dapat di desain Menjadi lebih Strategis

Menlu RI : IORA Dapat di desain Menjadi lebih Strategis   Indonesia menganut politik luar negeri yang bebas aktif....

Peringatan 60 Tahun KAA Dipusatkan di Tiga Lokasi

Peringatan 60 Tahun KAA Dipusatkan di Tiga Lokasi   Peringatan 60 Tahun KAA di Kota Bandung akan dipusatkan di...

KEMLU TERIMA KUNJUNGAN 150 PELAJAR SMAN 31 JAKARTA

KEMLU TERIMA KUNJUNGAN 150 PELAJAR SMAN 31 JAKARTA Rabu, 25 Februari 2015, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) menerima kunjungan 150  pelajar dan guru Sekolah Menengah Atas 31 Jakarta bertempat di...

More in: Diplomasi Maret 2015

Peringatan 60 Tahun KAA Dipusatkan di Tiga Lokasi

Peringatan 60 Tahun KAA Dipusatkan di Tiga Lokasi   Peringatan 60 Tahun KAA di Kota Bandung akan dipusatkan di tiga titik paling bersejarah, yakni Kompleks Gedung Merdeka – Museum...

More in: Diplomasi Maret 2015

RI-Papua Nugini Sepakat Tingkatkan Konektifitas Lintas Batas Melalui Pemajuan Transportasi Dan Infrastruktur

RI-Papua Nugini Sepakat Tingkatkan Konektifitas Lintas Batas Melalui Pemajuan Transportasi Dan Infrastruktur   Menteri Luar Negeri RI, Retno L.P. Marsudi, dan Menteri Luar Negeri Papua Nugini, Rimbink Pato, telah...

More in: Diplomasi Maret 2015

Catatan Redaksi

Catatan Redaksi Pembaca Tabloid Diplomasi yang terhormat, pada edisi Maret-April 2015 ini, tim redaksi menyuguhkan seputar persiapan Indonesia dalam melaksanakan tugas sebagai Ketua IORA periode 2015-2017. Berbagai rapat dan...

More in: Diplomasi Maret 2015